Software Manajemen Proyek
Anggaran, progres, dan biaya nyata tiap proyek dalam satu tempat — termasuk untung ruginya per proyek.
Perusahaan berbasis proyek sering baru tahu sebuah proyek merugi setelah proyeknya selesai. Penyebabnya hampir selalu sama: biaya dicatat di pembukuan perusahaan secara keseluruhan, bukan dibebankan ke proyeknya masing-masing. Aplikasi ini menjadikan proyek sebagai wadah biaya tersendiri — setiap pembelian, jam kerja, dan pemakaian material menempel ke proyek yang bersangkutan, sehingga selisih anggaran terlihat saat masih bisa dikoreksi.
Dipakai sehari-hari oleh
Yang Anda dapat
- Anggaran per pos pekerjaan
- Rencana biaya disusun per item pekerjaan, dan realisasinya dibandingkan terus-menerus, bukan hanya di akhir.
- Progres & termin penagihan
- Kemajuan pekerjaan menjadi dasar penagihan termin, lengkap dengan berita acara dan retensinya.
- Biaya nyata menempel ke proyek
- Pembelian material, upah, dan sewa alat dibebankan langsung ke proyek — sumber angka laba rugi per proyek.
- Jadwal & ketergantungan pekerjaan
- Pekerjaan yang saling bergantung terlihat, sehingga keterlambatan satu item ketahuan dampaknya ke tanggal serah terima.
- Timesheet tim
- Jam kerja dicatat per proyek, membuat biaya tenaga kerja terdistribusi dengan benar, bukan dibagi rata.
Anomali yang ditandai AI di Proyek
Sistem membandingkan transaksi baru dengan pola normal yang terbentuk dari data Anda sendiri, lalu menandai yang menyimpang untuk diperiksa. Beberapa pola yang relevan untuk proyek:
- Material yang dibebankan ke proyek melebihi volume pekerjaan yang tercatat selesai.
- Progres yang diklaim tanpa berita acara atau bukti pendukung.
- Biaya yang sama dibebankan ke dua proyek berbeda.
- Perubahan anggaran yang berulang menjelang akhir proyek untuk menutup selisih.
Penting: penandaan bukan tuduhan. Sistem menyodorkan transaksi yang layak diperiksa beserta alasannya — keputusan tetap di tangan manusia. Anomali sering kali punya penjelasan yang sah, dan itu justru berguna: pola yang berulang tanpa penjelasan yang masuk akal-lah yang perlu ditindaklanjuti.
Pertanyaan seputar Proyek
Cocok untuk kontraktor konstruksi?+
Cocok, terutama karena adanya termin, retensi, dan berita acara progres yang memang khas konstruksi. Perusahaan jasa lain seperti agensi atau konsultan juga memakainya dengan pos biaya yang berbeda.
Bisakah melihat laba rugi per proyek?+
Bisa, dan itu memang tujuan utamanya. Selama biaya dibebankan ke proyek saat terjadi, laba rugi per proyek tersedia kapan saja tanpa menunggu tutup buku.
Bagaimana dengan pekerjaan tambah-kurang?+
Perubahan lingkup dicatat sebagai adendum tersendiri beserta dampaknya ke nilai kontrak dan anggaran, sehingga tidak bercampur dengan anggaran awal dan bisa dinegosiasikan berdasarkan angka.
Biasanya dipakai bersama
HRIS / HRMS & Absensi
Data karyawan, absensi, cuti, lembur, dan penggajian dalam satu sistem yang datanya tidak perlu direkap ulang.
PelajariSoftware Purchasing / Pengadaan
Permintaan, perbandingan pemasok, persetujuan berjenjang, dan penerimaan barang dalam satu jejak yang bisa diaudit.
PelajariSoftware Akuntansi
Jurnal yang terbentuk sendiri dari transaksi operasional, sehingga laporan keuangan tidak perlu disusun ulang tiap bulan.
PelajariIngin semuanya berjalan sebagai satu sistem? Lihat bagaimana aplikasi-aplikasi ini disatukan.