Software Produksi / Manufaktur
Perintah kerja, pemakaian bahan, hasil jadi, dan harga pokok produksi yang berasal dari data nyata di lantai pabrik.
Banyak pabrik baru tahu harga pokok produksinya beberapa minggu setelah barang terjual, dan angkanya pun hasil perkiraan bagian keuangan. Aplikasi ini membalik urutannya: pemakaian bahan, jam kerja, dan hasil jadi dicatat saat kejadian di lantai produksi, sehingga biaya per produk terbentuk sendiri. Efeknya bukan sekadar laporan lebih cepat — selisih antara pemakaian seharusnya dan pemakaian sebenarnya jadi terlihat, dan itulah tempat kebocoran biasanya bersembunyi.
Dipakai sehari-hari oleh
Yang Anda dapat
- Perintah kerja terlacak per tahap
- Setiap perintah kerja punya status per proses, jadi pekerjaan yang tertahan di satu stasiun terlihat tanpa perlu berkeliling pabrik.
- Pemakaian bahan dicatat di tempat
- Bahan yang diambil dari gudang terikat ke perintah kerja tertentu, bukan dibebankan borongan di akhir bulan.
- Hasil jadi, produk cacat, dan susut
- Ketiganya dicatat terpisah sehingga rendemen bisa dibandingkan antar-shift, antar-mesin, dan antar-periode.
- Harga pokok produksi otomatis
- Biaya bahan, tenaga kerja, dan overhead menempel ke produk saat produksi berjalan, bukan dihitung ulang belakangan.
- Penelusuran dua arah
- Dari nomor batch produk jadi bisa ditelusuri bahan asalnya, dan sebaliknya — syarat mutlak saat terjadi penarikan produk.
Anomali yang ditandai AI di Produksi
Sistem membandingkan transaksi baru dengan pola normal yang terbentuk dari data Anda sendiri, lalu menandai yang menyimpang untuk diperiksa. Beberapa pola yang relevan untuk produksi:
- Laporan hasil produksi yang tidak masuk akal dibanding bahan yang dipakai.
- Angka susut atau produk cacat yang melonjak hanya pada shift atau operator tertentu.
- Pengambilan bahan dari gudang tanpa perintah kerja yang mendasarinya.
- Perintah kerja ditutup tanpa pencatatan hasil, berulang.
Penting: penandaan bukan tuduhan. Sistem menyodorkan transaksi yang layak diperiksa beserta alasannya — keputusan tetap di tangan manusia. Anomali sering kali punya penjelasan yang sah, dan itu justru berguna: pola yang berulang tanpa penjelasan yang masuk akal-lah yang perlu ditindaklanjuti.
Pertanyaan seputar Produksi
Apakah operator harus mengetik banyak?+
Tidak. Pencatatan di lantai produksi dirancang berbasis pemindaian dan tombol besar untuk perangkat layar sentuh. Bila pencatatannya merepotkan, operator akan menundanya sampai akhir shift — dan data yang ditulis dari ingatan tidak ada gunanya.
Bisakah menangani proses subkontrak?+
Bisa. Bahan yang dikirim ke mitra subkontrak tetap tercatat sebagai milik Anda beserta hasil yang seharusnya kembali, sehingga selisihnya terlihat.
Bagaimana menghitung overhead?+
Overhead dapat dibebankan berdasarkan jam mesin, jam kerja, atau nilai bahan — dipilih sesuai kebiasaan akuntansi biaya perusahaan Anda, dan bisa berbeda antar-lini produksi.
Biasanya dipakai bersama
Software PPIC
Rencana produksi yang berangkat dari pesanan nyata dan ketersediaan bahan, bukan dari perkiraan di kepala.
PelajariSoftware QA & QC
Rencana inspeksi, hasil uji, dan tindakan perbaikan yang tercatat — termasuk siapa yang meluluskan apa.
PelajariWarehouse Management System (WMS)
Stok yang bisa ditelusuri sampai lokasi rak, petugas, dan dokumen asalnya — lintas gudang.
PelajariIngin semuanya berjalan sebagai satu sistem? Lihat bagaimana aplikasi-aplikasi ini disatukan.